Sebuah calorimeter  diisi dengan campuran 100 mL NaOH 1 M dan 100 mL HCl  1 M. Suhu awal campuran adalah 24,6 oC dan setelah reaksi berlangsung temperaturenya menjadi 31,3 oC. Dengan mengasumsikan bahwa densitas larutan adalah 1 g/mL dan kalor jenis larutan adalah 4,18 J/C.g maka hitunglah kalor penetralan tersebut. Hitung pula kalor untuk setiap pembentukan 1 mol H2O.

Jawab:

Rumus termokimia yang dipakai adalah q=mcT sebab disini menggunakan calorimeter. Karena temperature akhir lebih tinggi dari temperature awal maka reaksi adalah eksoterm dan tanda entalpinya nanti adalah (-) negative.

Volume total larutan = 100 + 100 = 200 mL

Massa larutan = Vx densitas = 200mL x 1 g/mL = 200g

Panas yang dikeluarkan sistem = panas yang diterima calorimeter besarnya (q)

= m.c. (delta)T

= 200 . 4,18 . (31,3 – 24,6)

= 5601,2 J

Jadi kalor penetralan HCl dengan NaOH diatas adalah -5601,2 J (tanda negative karena reaksinya eksoterm)

Pembentukan mol H2O dari reasi diatas adalah :

H+   +  OH-  -> H2O

Mol H+ = 100mL . 1 M = 10 mmol

Mol OH- = 100mL . 1 M = 10 mmol

Karena perbandingan mol H+ dan OH- adalah 1:1 maka mol H2O yang terbentuk juga 10 mmol. Kalor sebesar -5601,2 J adalah kalor yang dibebaskan untuk membentuk 10 mmol H2O, jadi kalor yang dibebaskan untuk membentuk 1 mol H2O adalah:

= -5601,2 J/0,01 mol

= -560120 J/mol

= -560 kJ/mol